Hidup Dalam Anugerah Tuhan


Mazmur 103:13-14 “Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.”
__________________________________________

Tuhan memahami Anda sepenuhnya.
Dia menyadari kemanusiaan Anda.
Dia tahu apa yang membuat Anda sukses.
Dia tahu kesalahan Anda, ketakutan Anda, kegagalan Anda, dan frustrasi Anda.
Dia tidak mengharapkan Anda untuk menjadi Superman atau Superwoman.

Jika Anda adalah orangtua, apakah Anda mengasihi anak-anak Anda di setiap tahap perkembangan mereka atau apakah Anda menunggu sampai mereka dewasa untuk mencintai mereka?

Intinya adalah, Tuhan mengasihi Anda di setiap tahap perkembangan Anda sehingga Anda tidak harus memiliki rasa bersalah yang belum terselesaikan dan harapan yang tidak realistis.

Perhatikan ini :
– Tidak ada yang dapat lakukan yang akan membuat Allah mengasihi Anda lebih dari yang Dia lakukan sekarang.
– Tidak ada yang dapat Anda lakukan yang akan membuat Allah mengasihi Anda kurang dari yang Dia lakukan sekarang.

Kasih Allah itu tanpa syarat.
Kasih-Nya tidak didasarkan pada apa yang Anda lakukan atau tidak lakukan.

Saya ajak Anda berpikir seperti ini.
Saya memiliki tiga anak.
Semuanya harus belajar berjalan dan ketiga dari mereka melalui proses yang sama: Mereka mengambil langkah, mereka tersandung.
Mereka bangun, mengambil dua langkah, mereka tersandung lagi.
Mereka bangun dan jatuh kembali ke bawah tanpa mengambil langkah.
Mereka bangun, mereka jatuh ke belakang.
Mereka bangun dan mengambil beberapa langkah dan jatuh lagi.

Sebagai ayah mereka, apa reaksi saya? Apakah saya memarahi mereka?
“Apa yang kamu lakukan? Kamu anak saya. Anak saya tidak boleh tersandung!
Keluarga kita memiliki martabat. Kita tidak boleh tersandung. Bangunlah! Kamu dapat melakukan lebih baik dari itu”

Tentu saja saya tidak mengatakan hal konyol seperti itu kepada anak saya.

Tapi banyak dari kita berpikir bahwa begitulah cara Tuhan memperlakukan kita.
Kita berpikir bahwa setiap kali kita tersandung, Tuhan berkata, “Bangunlah! Apa yang kamu lakukan, bodoh? ”

Alkitab mengajarkan kita bahwa, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus” (Roma 8:1).
Apa artinya?
Katakanlah saya mengambil kartu dan menulis setiap kesalahan yang sudah saya lakukan di atasnya (dan, Anda tahu, daftar saya itu bahkan tidak akan muat ditulis pada satu kartu).
Saya menuliskan semua dosa saya, semua kesalahan saya, semua kerangka di lemari saya, semua tindakan dan pikiran yang memalukan.
Dan kemudian saya menempatkan kartu itu di buku dan menutupnya.

Anda tidak dapat melihat kartu lagi. Anda hanya dapat melihat buku.
Itulah cara Tuhan melihat kita ketika Yesus dalam hidup kita.
Dia tidak lagi melihat dosa kita, Dia melihat Yesus bekerja dalam hidup kita.

Ketika saya datang kepada Kristus dan berkata,
“Tuhan, inilah hidupku. Segala sesuatu yang pernah saya lakukan, setiap kesalahan saya. Semua hal yang bodoh saya lakukan. Saya ingin menempatkan hidup saya dalam Yesus Kristus. ”

Yesus membungkus saya dengan kasih-Nya, dan Allah Bapa melihat Yesus dan melihat bahwa Yesus adalah sempurna.
Dia tidak melihat dosa saya.
Itulah artinya untuk hidup dalam anugerah Tuhan.
__________________________________________

Dalam Yesus Kristus kita menerima kasih, pengampunan dan anugerah dari Tuhan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Sumber CPG

1 Comment

Filed under menu ok, Rohani

One response to “Hidup Dalam Anugerah Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s