Apa yang Anda Harapkan?


Matius 9:29-30a “Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: ‘Jadilah kepadamu menurut imanmu.’ Maka meleklah mata mereka.”
__________________________________________

Seorang teman saya, Bruce, mengajar mata kuliah Bahasa Inggris di sebuah Universitas untuk beberapa lama.
Ketika mulai mengajar semester pertama disana, dia diberitahu bahwa Universitas tersebut memiliki kebijakan menempatkan siswa di kelas Bahasa Inggris berdasarkan tingkat kemampuan mereka.
Bruce ditugaskan untuk mengajar dua kelas “berkemampuan rata-rata” dan satu kelas “berkemampuan tinggi”.
Dia benar-benar menikmati mengajar kelas “berkemampuan tinggi” : mereka tampak lebih waspada, lebih menyenangkan, lebih pintar, melontarkan pertanyaan yang lebih baik,
dan seperti yang diharapkan oleh Bruce, mereka memiliki nilai rata-rata lebih tinggi daripada kelas-kelas yang lain.

Pada hari terakhir semester, Bruce berkomentar tentang perbedaan-perbedaan kelas ini ke profesor lain di ruang fakultas.
Dia mengatakan dia berharap untuk mengajar lebih banyak kelas “berkemampuan tinggi” di semester berikutnya.
Tapi secara mengejutkan Direktur departemen itu mengatakan, “Bruce, saya tidak tahu dari mana Anda mendapat informasi ini. Universitas sudah mengubah kebijakan pembagian kelas berdasarkan kemampuan itu setahun yang lalu. Anda sudah mengajar kelas campuran sepanjang semester! Tidak ada lagi pembagian kelas berdasarkan kemampuan siswa!”

Bruce hampir tidak percaya!
Dia memeriksa lagi catatannya, dan memang benar, ada jauh lebih banyak nilai A dan B di kelas yang dia pikir penuh dengan anak-anak cerdas.
Dan dia benar-benar lebih menikmati mengajar di kelas itu.
Tetapi sebenarnya satu-satunya perbedaan nyata antara kelas-kelas itu hanyalah harapan Bruce terhadap mereka.

Anda dapat “membuat” orang untuk menjadi sukses atau gagal dengan harapan Anda.

Orang di sekitar kita cenderung menjadi apa yang mereka pikir kita harapkan dari mereka.
Jika Anda berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar Anda, yang Anda harapkan untuk menjadi malas, tidak kreatif, dan negatif, demikian juga mungkin bagaimana mereka akan merespon Anda.
Di sisi lain, jika Anda memperlakukan orang-orang seperti pemenang, mereka akan lebih cenderung menjadi pemenang.
Psikolog menyebutnya “Efek Pygmalion”.

– Para salesman terbaik berharap pelanggan untuk membeli produk mereka.
– Para eksekutif terbaik mengharapkan karyawan untuk memiliki ide-ide kreatif.
– Para pembicara terbaik berharap penonton tertarik.
– Para pemimpin terbaik mengharapkan orang untuk mau mengikuti.
– Para guru terbaik mengharapkan siswa untuk belajar.

Apakah Anda ingin membawa keluar yang terbaik dari dalam orang-orang di sekitar Anda?
Berikut kuncinya: Perlakukan mereka dengan harapan mereka dapat menjadi lebih dari saat ini!
Jangan hanya mengatakan mereka “seperti itulah adanya saat ini”.
Katakanlah pada mereka seperti apa yang mereka dapat menjadi, segala yang lebih baik dari saat ini.

Yesus berkata, “Jadilah kepadamu menurut imanmu” (Matius 9:29).
__________________________________________

Apa yang Anda harapkan minggu ini dari diri sendiri… dari orang lain… dari Tuhan?

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Sumber CPG

1 Comment

Filed under menu ok, Rohani

One response to “Apa yang Anda Harapkan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s