Larangan yang Berguna


Mazmur 81:8-16 – Alkitab Terjemahan Baru

halaman 1 dari 1 Lihat Lagi…

Mzm. 81:8-16 ===Bhs. Ind. Modern===Alkitab Terjemahan BaruAlkitab Kabar Baik (BIS)Firman Allah Yang HidupPerjanjian Baru WBTC [draft]===Bhs. Ind. Kuno===Alkitab Terjemahan LamaKitab Suci InjilAlkitab Shellabear [draft]Alkitab Melayu BabaAlkitab Klinkert 1863Alkitab Klinkert 1870Alkitab Leydekker [draft]Alkitab EndeTB Interlinear [draft]TL Interlinear [draft]===Bhs. Inggris/Asli===AV with Strong NumbersBible in Basic EnglishThe Message BibleNew King James VersionPhilips NT in Modern EnglishRevised Webster VersionGod’s Word TranslationNET Bible [draft]NET Bible [draft] LabBHS dengan StrongsAnalytic SeptuagintInterlinear Greek/StrongWestcott-Hort Greek TextTextus Receptus

Mazmur 81:8-16

81:8 (81-9) Dengarlah hai umat-Ku, Aku hendak memberi peringatan kepadamu; hai Israel, jika engkau mau mendengarkan Aku!

81:9 (81-10) Janganlah ada di antaramu allah lain, dan janganlah engkau menyembah kepada allah asing.

81:10 (81-11) Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

81:11 (81-12) Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tidak suka kepada-Ku.

81:12 (81-13) Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!

81:13 (81-14) Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku! Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!

81:14 (81-15) Seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan, dan terhadap para lawan mereka Aku balikkan tangan-Ku.

81:15 (81-16) Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya, dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.

81:16 (81-17) Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya.”

Samuel, ayo taruh gunting itu sekarang juga! Jangan mainan gunting!” Samuel kecil yang sedang asyik bermain gunting langsung cemberut mendengar larangan ayahnya. Ketika guntingnya diambil, ia mengira ayahnya jahat karena mengambil “mainan” kesukaannya. Tanpa ia sadari, benda yang diambil sang ayah bukan mainan, melainkan benda yang dapat membahayakan dirinya.

Orang beriman kadang kala bersikap seperti Samuel sewaktu dilarang Tuhan. Pernah suatu kali Tuhan melarang umat-Nya menyembah allah lain (ayat 9-11). Umat pun bereaksi negatif. Mereka menjadi “tidak suka” kepada Allah (ayat 12). Dikiranya Allah egois: membelenggu dan tidak memberi mereka kesempatan untuk mengenal “allah alternatif”. Padahal Tuhan memberi larangan itu demi kebaikan umat sendiri. Bergaul dengan allah lain berarti menjerumuskan diri dalam bahaya. Mereka akan diperalat dan hidup jauh dari berkat. Namun, umat terus mengeraskan hati. Akhirnya, Tuhan membiarkan mereka (ayat 13). Hasilnya? Israel mengalami keterpurukan. Mereka dijajah musuh. Sayang! Seandainya saja mereka taat, berkat Tuhan tersedia berlimpah (ayat 17).

Pada dasarnya orang tidak suka dilarang atau diperingatkan. Itu manusiawi. Sebuah larangan tampak membatasi dan membuat hati penasaran. Namun dengan menaatinya, kita bisa terhindar dari masalah dan penderitaan yang sebenarnya tak perlu terjadi. Agar tidak salah melangkah, kita butuh larangan. Entah dari Tuhan maupun mereka yang mengasihi kita. Jadi, jika Tuhan atau sahabat masih suka melarang, berterimakasihlah. Jangan cemberut menggerutu!

JAUH LEBIH BAIK DIPERINGATKAN

DARIPADA DIBIARKAN

Sumber RenunganHarian

Leave a comment

Filed under menu ok, Rohani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s